Jakarta, 23 September 2026 - Menuju penghujung tahun 2026, Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih terus menambah koleksi penghargaannya. Pada ajang International Healthcare Engineering Forum (INAHEF) 2026 yang diselenggarakan pada 17-19 September 2026 di SMESCO, Jakarta kemarin, RSIJ Cempaka Putih meraih penghargaan sebagai Rumah Sakit Kementerian Non-Kemenkes/Lembaga Terdepan Menuju Smart Hospital.
Penghargaan ini menjadi apresiasi atas langkah RSIJ Cempaka Putih dalam mendorong transformasi digital dan pengembangan sistem rumah sakit yang semakin terintegrasi. Bagi RSIJ Cempaka Putih, perjalanan menuju Smart Hospital merupakan bagian dari upaya mewujudkan To Be a Great Islamic Hospital dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang menjadi landasan pelayanan.
Memasuki usia lebih dari lima dekade, RSIJ Cempaka Putih terus mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan bermutu. Transformasi Smart Hospital ini tidak sekadar mengenai penggunaan teknologi, tetapi terutama bagaimana sistem dan data di lingkungan rumah sakit dapat terintegrasi sehingga mampu mendukung proses operasional, pelayanan, pengambilan keputusan, serta peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Direktur Utama RSIJ Cempaka Putih, dr. Aldila S Al Arfah, MMR., menyampaikan:
“Smart Hospital bukan hanya tentang penggunaan teknologi atau aplikasi digital. Bagian terpenting adalah bagaimana data dan sistem di rumah sakit dapat terintegrasi sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan efisien, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien. Tentu saja, peningkatan mutu pelayanan tersebut juga tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islami yang telah menjadi pondasi utama di RSIJ Cempaka Putih.”
Integrasi sistem dan pengelolaan data menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem rumah sakit yang adaptif. Dengan data yang terhubung dan dapat dimanfaatkan secara optimal, rumah sakit dapat meningkatkan efisiensi proses kerja, mendukung koordinasi antarunit, serta menyediakan informasi yang lebih baik untuk kebutuhan pelayanan dan pengambilan keputusan.
Di sisi lain, transformasi digital juga dikembangkan pada aspek eksternal melalui optimalisasi kanal digital rumah sakit. Media sosial, website dan berbagai kanal digital dimanfaatkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai layanan, dokter, fasilitas, edukasi kesehatan, serta berbagai informasi terkait rumah sakit. Kanal-kanal tersebut menjadi pelengkap dalam membangun keterhubungan RSIJ Cempaka Putih dengan masyarakat di era digital.
Bagi RSIJ Cempaka Putih, teknologi hadir sebagai sarana untuk menghadirkan proses kerja dan pelayanan yang semakin baik. Transformasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang rumah sakit untuk terus berkembang, menggabungkan pengalaman lebih dari lima dekade dengan inovasi dan perkembangan teknologi.
Penghargaan dalam INAHEF 2026 menjadi motivasi bagi seluruh sumber daya insani RSIJ Cempaka Putih untuk melanjutkan transformasi secara berkelanjutan dan mewujudkan To Be a Great Islamic Hospital - rumah sakit Islam yang mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman, terus berinovasi, senantiasa menempatkan mutu pelayanan serta kebutuhan pasien sebagai prioritas, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Dengan Satu Semangat, RSIJ Cempaka Putih terus melangkah untuk menjadi rumah sakit Islam yang Unggul, Islami, dan Tangguh.
Daftar sistem dan aplikasi yang telah dikembangkan oleh Tim SIRS RSIJ Cempaka Putih:
Assalamu'alaikum👋
Ada yang bisa kami bantu?
✕